CARA MUDAH BERTERNAK ULAR

Cara Mudah Berternak Ular - Peluang bisnis bagi pecinta ternak, ternak ular merupakan salah satu peluang bisnis yang bisa dicoba untuk menghasilkan pendapatan Anda. Syarat utama yang harus dimiliki oleh calon peternak ular adalah tidak takut terhadap ular. Banyak manfaat yang bisa diambil dari seekor ular, diangtaranya: kulit ular sebagai bahan dasar berbagai kerajinan (tas, sepatu, ikat pinggang dll), darah ular tertentu oleh sebagian orang bisa dimanfaatkan, dan masih banyak lagi. Salah satu ternak ular yang sudah berhasil adalah ular jenis sanca kemmbang, yang merupakan jenis ular terpanjang dan terbesar di dunia dan memiliki umur sekitar 25 tahun. Ular betina memiliki ukuran yang lebih besar dibanding jantan. Pada usia kawin ular sanca jantan memiliki panjang tubuh sekitar 7 - 9 kaki, betina panjangnya sekitar 11 kaki dan berusia rata-rata 2-4 tahun.
Musim kawin ular berlangsung antara bulan september hingga maret. Ular sanca jantan maupun betina akan berpuasa ketika tiba musim kawin. Betina akan berpuasa hingga bertelur dan sangat mungkin sampai telur menetas.
Ular sanca kembang bertelur antara 10 - 100 butir, dan dierami pada suhu 31-32 derajat Celcius selama 80-90 hari. Dalam nengerami telur-telurnya, ular akan melingkari telur sambil berkontraksi untuk meningkatkan suhu pengeraman. Betina akan selalu menjaga telur-telurnya hingga menetas dan setelah menetas ditinggalkan begitu saja dan nasibnya diserahkan kepada alam.
Makanan utama ular sanca kembang adalah mamalia keci, burung dan reptilia. Untuk memangsa makananya ular sanca dengan cara melumpuhkan mangsa dengan melilitnya kuat-kuat hingga mati kehabisan nafas. Setelah mangsanya mati baru ditelan bulat-bulat mulai dari kepalanya. Setelah makan mangsa yang besar, ular akan berpuasa beberapa hari hingga beberapa bulan sampai ular tersebut lapar kembali.
Ular sanca yang berukuran sedang sering dijadikan pameran untuk hiburan, karena keindahan ular tersebut.

CARA MUDAH TERNAK KURA-KURA / PENYU BRAZIL

Cara Mudah Ternak Kura-kura / Penyu Brazil - Peluang bisnis yang cukup menjanjikan dengan ternak kura-kura Brazil, pemeliharaan mudah, makanan mudah dan telurnya banayk. Kura-kura Brazil merupakan binatang air yang suka berjemur pada terik matahari, memiliki warna dasar hijau yang sangat disukai oleh banyak orang serta memiliki harga jual yang lumayan. Beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk memulai ternak kura-kura Brazil:

  1. Buat kolam dengan ukuran 2 X 3 meter pada bagian tengah disekat untuk memisahkan air dan pasir. Usahan kura-kura dengan mudah menjagkau pasir, jika perlu bisa diberijembatan agar kura-kura dengan mudah menjangkau pasir. Pasir harus selalu dalam keadaan kering dan tidak pernah terkena air. Untuk kolam yang berada didalam ruangan bisa dipasang 2 bohlam 40 watt diatas pasir yang digunakan untuk tempat bertelur dengan ketinggian 10 cm di atas pasir.
  2. Memilih induk yang baik. Induk kura-kura yang siap bertelur berukuran sebesar piring normal, Umur diatas 2 tahun, gemuk, lincah, sehat, cangkang terlihat bersih.
  3. Pembenihan dan perawatan. Masukkan 2 betina dan 1 jantan dalam 1 kolam. Air harus selalu mengalir kecil jangan terlalu deras agar air tetap tenang dan bersih. Berikan makanan yang sehat dan tidak mengotori kolam seperti kangkung, jangkrik, pelet, dll. Usahan sesuai porsi agar tidak meninggalkan sisa yang dapat mengotori kolam. Setelah beberapa hari kura-kura akan bertelur dibawah lampu, kamu bisa mengecek dengan cara menggali perlahan-lahan pasir dibawah lampu. 1 Induk bisa bertelur 500 biji (Video Kura kura Brazil Bertelur).  Setelah 20 hari telur akan menetas (Video Kura kura Brazil Menetas).
  4. Perawatan untuk kura-kura yang baru menetas. Pada hari pertama anak kura-kura belum membutuhkan makanan, setelah hari ke-2 dan seterusnya anak kura-kura bisa disediakan makanan makanan buatan seperti pellet atau kutu air, ikan kecil, dll.

CARA MUDAH TERNAK HAMSTER

Cara Mudah Ternak Hamster - Peluang bisnis bagi pecinta binatang sekaligus penyaluran hoby yang bisa mengahasilkan uang yaitu denagan budidaya Hamster. Hamster merupakan binatang yang membutuhkan perawatan khusus agar binatang kecil nan lucu ini mau berkembang biak dan menghasilkan uang. Beberapa hal yang harus dilakukan agar binatan lucu si Hamster ini mau berkembang biak adalah sebagai berikut:

  1. Jaga kesehatan Hamster yaitu dengan merawatnya dengan baik terutama kebersihan kandang.
  2. Jangan terlalu sering diajak main agar Hamster tidak stress.
  3. Satu kandang hanya diisi satu pasang Hamster agar lebih produktif.
Setelah beberapa hal tersebut di atas dipenuhi, Hamster biasanya akan melakukan perkawinan dan menjadikan Hamster betina hamil. Adapun tanda-tanda Hamster hamil adalah sebagai berikut:
  1. Setelah melakukan perkawinan selama 3 hari hamster akan hamil
  2. Usia kehamilan 1 minggu baru akan kelihatan tanda-tandanya yaitu perutnya buncit.
  3. Ketika hamil Hamster lebih galak dan agresif suka menggigit kalau diajak main dan tidak mau kalau diajak kawin Si jantan.
  4. Puting susu membesar.
  5. Pada usia kehamilan 15 hari kelihatan gelisah, mondar-mandir di kandang susah tidur.
  6. Pada usia kehamilan 20 hari hamster akan melahirkan.
Setelah anak-anak hamster lahir membutuhkan perawatan yang serius agar bisa tetap hidup. beberapa hal yang harus dilakukan agar hamster bisa tetap hidup adalah sebagai berikut:
  1. Jangan pisahkan anak-anak hamster dengan induknya biar bisa tetap minum susu.
  2. Pisahkan anak-anak hamster ketika Induk hamster sudah mau melahirkan lagi, kalau tidak dipisahkan kemungkinan anak hamster tersebut akan dimakan Induknya.
  3. Jangann sering dilihat agar Induk hamster dengan tenang menyusui anak-anaknya.
  4. Letakkan di tempat yang tenang, jauh dari keramaian dan gelap. Hamster menyukai tempat-tempat yang gelap.
  5. Jangan memegang anak hamster karena induknya akan memakan anak yang dipegang manusia. gunakan sendok ketika mau memindahkan anak hamster.
  6. Makanan dan Minuman harus selalu tersedia dikandang.
  7. Jika jantanya baik tidak suka makan anaknya lebih baik disatukan saja dengan induk dan anak-anaknya biar segera kawin lagi dan hamil lagi serta melahirkan lagi.
  8. Berikan serbuk kertas atau kain agar anak-anak hamster tidak kedinginan.
Makanan Hamster:
  1. Padi / Gabah: Sumber karbohidrat yang utama untuk hamster.
  2. Beras Merah: Juga merupaka sumber karbohidrat untuk hamster.
  3. Konsentrat: Untuk pemenuhan gizi hamster.
  4. Kacang Tanah: Kacang tanah banyak mengandung lemak yang memberikan rasa kenyang pada hamster. pemberian kacang tanah jangan terlalu banyak karena bisa menjadikan hamster gemuk.
  5. Biji Matahari: Sumber lemak seperti kacang tanah yang pemeberianya harus dibatasi.
  6. Kacang Kedelai: Sumber protein untuk hamster.Pemberian dalam bentuk kering juga berfungsi untuk mengasah gigi hamster yang selalu tumbuh memanjang.
  7. Kacang Hijau: Sumber Vitamin untuk hamster dan juga bisa mengasah gigi hamster.
  8. Wortel: diberikan untuk menjaga kesehatan mata hamster agar tidak terkena penyakit katarak. pemberian jangan terlalu banyak karena kalau terlalu banyak akan memnyebabkan hamster terlalu sering kencing sehingga kandang menjadi terlalu basah.
  9. Toge: Sumber vitamin K untuk menjaga kesuburan hamster.
  10. Air: Harus selalu tersedia di kandang dan dalam keadaan darurat bisa diganti dengan wortel.

Harga Burung lovebird Mei 2014

Harga Burung Lovebird Mei 2014:

  1. Lovebird Hijau kepala merah anakan  Rp. 200.000,-
  2. Lovebird Hijau kepala merah dewasa Rp. 350.000,-
  3. Lovebird Hijau kepala merah indukan Rp. 1.000.000,-
  4. Lovebird Hijau kepala emas anakan  Rp. 450.000,-
  5. Lovebird Hijau kepala emas dewasa  Rp. 750.000,-
  6. Lovebird Hijau kepala emas indukan  Rp. 2.000.000,-
  7. Lovebird Pastel kuning, hitam, putih, anakan  Rp. 500.000,-
  8. Lovebird Pastel kuning, hitam, putih, anakan  Rp. 800.000,-
  9. Lovebird Pastel kuning, hitam, putih, anakan  Rp. 2.200.000,-
  10. Lovebird Lutino Mata Hitam anakan Rp. 600.000,-
  11. Lovebird Lutino Mata Hitam dewasa  Rp. 800.000,-
  12. Lovebird Lutino Mata Hitam indukanRp. 2.200.000,-
  13. Lovebird Lutino Mata Merah  Rp. 1.000.000,-
  14. Lovebird Lutino Mata Merah  Rp. 1.500.000,-
  15. Lovebird Lutino Mata Merah  Rp.  3.500.000,-



Peluang Bisnis Ternak Burung Cucak Rawa

Peluang Bisnis Ternak Burung Cucak Rawa - Sebelum penangkaran Cucak Rawa dimulai, terlebih dahulu perlu dilakukan seleksi atau pemilihan terhadap burung-burung ini, terutama apabila jumlah yang dimiliki cukup banyak. Tetapi apabila burung yang ada jumlahnya terbatas, maka seleksi semacam tidak perlu dilakukan. Seleksi ini dimaksudkan agar memperoleh pasangan calon induk yang memenuhi syarat, yang diharapkan dapat menghasilkan keturunan yang bermutu dan memuaskan.

Calon untuk Induk Penangkaran

Burung yang disiapkan untuk keperluan penangkaran harus memiliki semua kriteria 
sebagai calon induk. Kriteria tersebut antara lain:
1. Mutu dan kualitas burung harus baik; memiliki mental yang bagus; suara kicaunya bagus, nadanya bagus, volumenya bagus, iramanya bagus, jarak jangkaunya jauh, dan bersih atau kristal.
2. Fisik sempurna, dalam arti tidak cacat.
3. Sehat, dalam arti tidak sakit-sakitan.
4. Baik pejantan maupun betinanya sudah siap kawin.
5. Mau dan dapat ditangkarkan dalam arti mampu kawin secara normal
6. Dari keturunan yang baik dan mempunyai keturunan yang baik pula (tidak cacat, rajin, dansayang mengasuh anaknya)

Kunci keberhasilan penangkaran
Keberhasilan penangkaran sangat ditentukan oleh sangkar atau kandang yang digunakan cocok atau tidak. Sangkar atau kandang penangkaran adalah sangkar atau kandang yang diperuntukkan sebagai tempat menangkarkan atau mengembangbiakkan pasangan burung Cucak Rawa yang telah siap dan memenuhi kriteria untuk dijodohkan. Oleh sebab itu, harus dibedakan antara sangkar untuk pemeliharaan atau kurungan dengan sangkar untuk penangkaran.sangkar untuk penangkaran lebih tepat disebut kandang. Selain ukuran yang jauh lebih luas, kandang juga memerlukan berbagai peralatan yang dapat mendukung serta membantu usaha penangkaran.

Agar sesuai dengan habitat dan kehidupan aslinya di alam bebas, atau setidak tidaknya mendekati, maka kandang penangkaran ini harus memenuhi beberapa persyaratan antara lain:

Lokasinya cocok dan strategis.
- Cocok: artinya banyak faktor pendukung yang memperlancar usaha penangkaran, antara lain cukup mudah mendapat air dan makanan; tersedia listrik sebagai pemanas dan penerangan, lingkungan tidak terlalu dekat dengan keramaian yang mengganggu, kecuali kicau burung. Selain itu, ada tempat untuk membuang sampah atau kotoran, serta jauh dari binatang yang dapat mengganggu suasana penangkaran.

- Strategis: lokasi penangkaran mudah dikenal dan dijangkau para penggemar, dekat dengan jalan serta transportasinya mudah. Kalau mungkin tidak berada dalam kota dan lebih baik lagi bila berlatar belakang pegunungan yang masih menyerupai hutan. Hal ini akan sangat mendukung keindahan suasana penangkaran. Karena, selain hasil yang akan diharapkan, kombinasi antara alam yang indah dan kicauan burung yang akan memberikan kenikmatan tersendiri. Tersedianya tenaga, bahan, dan sarana penunjang lainnya perlu pula dipertimbangkan, karena hal ini akan membawa kemudahan serta mendukung perkembangan penangkaran.

Konstruksi bangunan memenuhi syarat dan bentuk memadai.
Kandang penangkaran yang baik dan cocok adalah kandang yang memenuhi persyaratan sebagai berikut:

1. Bahan kerangka dari kayu yang kuat, tidak mudah lapuk, dan tahan lama .
2. Lantai dasar terbuat dari batu kali, batu apung, kerikil pasir dan tanah atau lumpur. Komposisi ini menyerupai kehidupan asli di hutan sehingga memenuhi kebutuhan dan sarana merawat diri bagi burung. Misalnya batu apung untuk mengasah paruh, pasir sebagai tempat mandi debu dan lain sebagainya.
3. Kolam atau rawa buatan dibuat dari semen dan batu alam yang dibentuk sealami mungkin agar tampak luas sehingga burung akan merasa senang, betah dan merasa gembira Dengan kandang yang ideal, yaitu panjang 3m, lebar 2m dan tinggi 3m yang umumnya dilengkapi dengan pohon perdu serta tempat mandi yang cukup membuat burung Cucak Rawa merasa nyaman.

Berikut ini saya sajikan gambaran kasar kandang penangkaran. Model kandang penangkaran ini bisa digunakan untuk kandang berbagai macam burung, tinggal disesuaikan ukurannya. Tetapi sesungguhnya kandang penangkaran tidak ada yang ideal sebab semuanya diawali dengan kondisi yang ada saja. Bisa jadi Andapunya bekas kamar mandi, kamar kost-kostan dsb yang bisa disulap jadi kandang penangkaran. Yang penting, sirkulasi udara cukup dan syukur-syukur bila mendapat sinar matahari pagi.

Panjang x lebar x tinggi: 90x90x180

Bahan

Batas samping kanan-kiri dan belakang = dinding/ tembok atau papan yang tahan lama dsb.
Atas = bagian yang tertutup bisa langsung di atasnya adalah genting dengan semua bagian kandang sudah tertutup kawat strimin.
Tangkringan = kayu asem, kayu jati serutan dll yang penting keras, dengan diameter sekitar 2 – 3 cm.
Papan tempat pakan (F) kayu yang kuat.
Rangka dari Kayu atau bahan yang tahan lama

wadah sarang alternatif yang juga disukai cucar rowo (CR) yang terbuat dari kelapa tua yang dibelah jadi dua dan diambil dagungnya dan tempurungnya, seperti di bawah ini:

Pemilihan pasangan

Keberhasilan penangkaran burung Cucak Rawa sangat ditentukan oleh pasangan baru yang akan ditangkarkan sebagai calon induk. Untuk menentukan induk yang baik, faktor-faktor berikut ini harus diperhatikan, yakni:

Mutu atau Kualitas

Burung yang akan ditangkarkan sebaiknya telah benar-benar diseleksi kualitasnya, yang meliputi mutu suara atau kicau, mental dan jiwanya, keutuhan fisik serta daerah asal (peringkat teratas saat ini adalah Cucak Rawa yang berasal dari Sumatera).

Umur Burung

Umur burung yang akan ditangkarkan sangat menentukan kualitas piyik atau anakan yang dihasilkan. Anak atau piyik dari induk yang terlalu muda selain kondisi fisiknya lemah, juga kicau atau suaranya akan kurang keras atau bantas. Kemungkinan lain adalah induk muda ini kurang atau belum mampu merawat anaknya dengan baik, sehingga kemungkinan mati di saat kecil sangatlah besar. Sebaliknya, induk yang umurnya terlalu tua selain sudah kurang produktif, telur yang dierami kemungkinan tidak dapat menetas. Kalaupun dapat menetas anaknya kurang sehat atau bahkan mati,

Umur yang baik bagi penangkaran burung Cucak Rawa adalah 2 tahun bagi pejantan dan 1,5 tahun bagi betina, sebab pada umur tersebut Cucak Rawa telah mencapai dewasa kelamin. Apabila induk burung yang ditangkarkan berasal dari satu keturunan (dari induk yang sama), penangkaran dapat dimulai pada umur 1,5-2 tahun.


Asal-usul Pasangan

Satu induk yang sama, yakni dari satu tetasan yang pada umumnya terdiri atas jantan dan betina.Keuntungan pasangan dari induk yang sama ini adalah lebih mudah menjodohkannya 
serta mudah pula menentukan jantan dan betinanya, karena mereka telah berpasangan sejak menetas. Kelemahannya adalah, keturunannya tidak mungkin menghasilkan kombinasi suara lain karena berasal dari satu darah atau satu garis keturunan.


Jenis Kelamin

Sering terjadi, karena ketidaktahuan penangkar, burung yang dijodohkan adalah pasangan yang terdiri atas jantan semua atau betina semua. Hal ini sering dialami oleh penangkar pemula. Walaupun burung yang dijodohkan adalah betina semua, dapat bertelur. Hal ini mungkin terjadi bila gizi yang diperlukan oleh burung tercukupi. Penentuan jenis kelamin sangat menentukan keberhasilan penangkaran, sebab bila sampai salah, penangkaran akan mengalami kegagalan. Untuk menentukan jenis kelamin ini telah duraikan di atas secara rinci.


Kecocokan Pasangan

Burung yang telah ditentukan jenis kelaminnya belum menjamin pasangan ini dapat akur atau jodoh dan dapat menghasilkan telur atau keturunan. Burung jantan dan betina yang disatukan dalam sangkar belum pasti cocok, mereka dapat saling menyerang, dan mungkin pula si jantan kalah oleh betinanya. Dalam hal semacam ini, pasangan burung ini harus segera dipisahkan agar tidak mengalami kerusakan bahkan dapat mengakibatkan matinya salah satu burung.


Kesehatan

Burung yang disiapkan untuk induk, hendaknya betul-betul telah diseleksi kesehatannya, baik kesehatan fisik maupun mentalnya lebih-lebih pada burung yang cacat. Burung yang kurang sehat atau tidak fit tidak mungkin menghasilkan anakan yang yang baik seperti yang diharapkan.bila burung yang dijodohkan ini sakit, akibatnya akan lebih fatal. Oleh karena itu, burung yang dijodohkan harus selalu dijaga kesehatannya melalui perawatan, pemberian makan yang baik serta kebersihan kandangnya. Selain umur prodiktifnya panjang, kesehatan burung juga akan menghasilkan keturunan yang baik dan memuaskan

Sumber: http://yogisaputra34.blogspot.com/2013/03/penangkaran-cucak-rowo.html